"The LORD bless thee, and keep thee; The LORD make his face shine upon thee, and be gracious unto thee; The LORD lift up his countenance upon thee, and give thee peace."

Selasa, 05 Desember 2017

Kunci Hidup Dalam Penguasaan Diri



Bacaan Hari Ini
Roma 8:1-9
8:1 Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.
8:2 Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.
8:3 Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging,
8:4 supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh.
8:5 Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh.
8:6 Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.
8:7 Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya.
8:8 Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah.
8:9 Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.



Rhema Hari Ini
Roma 8:5
"Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh."

Sungguh keterlaluan. Dengan hati yang bergejolak, Lena membuka media sosialnya. Segera saja, jarinya mengetik lincah. Lena tidak bisa menerima perlakuan mantannya saat mereka bertemu barusan dan kini ia menumpahkan semua kekesalannya dalam status medsos. Namun, sesaat sebelum mengirim status tersebut, Roh Kudus berbisik dalam hatinya. Menegur dan mempertanyakan apakah yang hendak dilakukannya itu sesuai dengan kehendak Tuhan? Saat itu, dalam diri Lena terjadi pertentangan batin. Namun, akhirnya ia mengganti isi statusnya dengan ucapan syukur dan perkataan iman bahwa Tuhan menyediakan yang terbaik di balik semua yang dialaminya. Saat itu juga, tiba-tiba saja seorang kenalan di media sosialnya mengucapkan terima kasih. Rupanya orang itu baru membatalkan pertunangannya. Beberapa orang bahkan mengirimkan pesan pribadi dan mengatakan betapa mereka terberkati dengan apa yang Lena tuliskan.

Entah kita menyadarinya atau tidak, salah satu sifat alami sekaligus masalah terbesar manusia adalah kurangnya pengendalian diri. Terlampau sering, kita membiarkan diri dikuasai suasana hati dan perasaan kita. Bahkan terkadang, kita tahu bahwa apa yang kita katakan atau hendak lakukan adalah salah dan dapat menuai permasalahan yang lebih besar, tetapi kita seolah tidak berdaya menahan dorongan hati kita sendiri.

Namun, jangan kuatir. Meski kita memiliki sifat kedagingan, kita juga memiliki Roh Kudus yang hidup di dalam kita. Dialah yang dapat menuntun kita untuk mengembangkan roh penguasaan diri dalam hidup kita. Jika kita terus berjalan dalam pimpinan-Nya dan tunduk pada suara-Nya dibandingkan hati kita sendiri, maka lama-kelamaan keinginan-Nyalah yang akan mendominasi diri kita. Kemudian kita pun dapat menjadi pribadi yang sanggup menguasai diri dalam segala hal. Sangat mungkin, apa yang kita katakan dan lakukan akan dipakai Tuhan untuk menyentuh hidup orang-orang di sekitar kita, sehingga kita boleh melihat revival terjadi di mana Tuhan tempatkan kita. 

Renungan
Kunci penguasaan diri adalah MENDENGAR dan MENURUTI SUARA ROH KUDUS, Sang Pelatih Hidup kita, bukannya suara kedagingan kita.

Aplikasi
  1. Apakah selama ini Anda sering bertindak seturut dorongan hati Anda? Biasanya, apakah yang terjadi setelah Anda selesai melampiaskan emosi?   
  2. Mengapa Anda perlu menuruti suara Roh Kudus di saat-saat Anda hampir kehilangan kendali diri Anda?   
  3. Bagaimana Anda dapat mulai lebih mendengarkan suara Roh Kudus dibandingkan suara hati Anda sendiri?

Doa Untuk Hari Ini
“Roh Kudus, terima kasih Engkau selalu ada dalam hidup kami. Kami ingin belajar untuk mendengarkan suara-Mu dan menurutinya. Agar keinginan-Mulah yang menguasai diri kami dan hidup ini bisa Engkau pakai untuk memberkati banyak orang. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”


Sumber:  Renungan Harian GBI Keluarga Allah 01Des17

Tuhan Yesus memberkati.

Senin, 19 Maret 2012

Apa Makna Sebuah MUJIZAT??

Renungan kali ini merupakan pengalaman pribadi aku di malam pergantian tahun menuju Tahun Baru 2010.

Seringkali aku merasa Tuhan tidak adil terhadap aku. Aku bingung kenapa orang lain kok selalu mendapat kemudahan dalam memperoleh keinginannya, sedangkan aku harus melalui berbagai kesulitan untuk memperoleh sesuatu.
Apa yang salah dengan aku? Apa keinginanku bertentangan dengan kehendak Tuhan? Apa karena orang itu memiliki hubungan yang lebih intim dengan Tuhan? Apa orang itu lebih berkenan di hadapanMu dibandingkan aku yang seringkali mengecewakan Tuhan? Kok Tuhan tidak segera melakukan mujizatNya dalam hidupku? Katanya Engkau adalah Allah Maha Kuasa, kenapa Engkau tidak langsung mempermudah jalanku Tuhan?

Pertanyaan-pertanyaan itulah yang sering melintas di pikiranku, terutama akhir-akhir ini dimana saat ini aku sedang menghadapi pergumulan yang menurutku tidak semakin membaik tetapi semakin besar pergumulan yang harus aku hadapi.
Sampai saat malam pergantian tahun baru 2010, Tuhan mengingatkan aku 2 hal penting yang harus aku ketahui tentang MUJIZAT, yaitu:
1. Apa yang harus kita lakukan supaya mujizatNya terjadi dalam hidup kita?
2. Kapan Tuhan akan melakukan mujizatNya dalam hidup kita?

Apa yg harus kita lakukan supaya mujizatNya terjadi dalam hidup kita?

Tuhan mengingatkan aku kepada ayat dari Yeremia 17:5-8.
(5) Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!
(6) Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk.
(7) Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!
(8) Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.

Mujizat baru akan terjadi saat kita mengatakan: 'Tuhan, aku sudah tidak sanggup lagi!'...
' Tolong aku ya Tuhan!'...
'Aku menyerahkan semuanya ke dalam tanganMu Tuhan!'...
'Hanya Engkau yang sanggup menolongku Tuhan!'...

Pengakuan-pengakuan yang keluar dari hati dan mulut kita itulah yang akan menggerakkan Tuhan melakukan mujizatNya.
Mujizat akan terjadi bila kita sudah berada dalam posisi paling 'NOL' dalam hidup kita, saat kita mau melepaskan segala kesombongan kita dan benar-benar berserah kepada kekuatanNya, saat kita mau bersujud dan tersungkur di kakiNya dan memohon ampun dengan segala kerendahan hati kepadaNya.
Mujizat akan terjadi saat kita benar-benar mengandalkan kekuatan Tuhan dan Dia akan melakukan hal-hal yang besar dan ajaib dalam hidup kita, bahkan jauh lebih besar dari apa yang pernah kita doakandan  pikirkan.

Kapan Tuhan akan melakukan mujizatNya dalam hidup kita?

Tuhan tidak akan melakukan mujizat kalau kita masih sanggup menyelesaikan masalah dengan tangan kita sendiri.
Saat manusia mengatakan sesuatu itu TIDAK MUNGKIN / MUSTAHIL, maka saat itulah Tuhan akan menunjukkan kuasaNya yang dahsyat itu untuk melakukan MUJIZAT dalam hidup manusia.
Karena inti dari mujizat adalah Tuhan melakukan sesuatu yang TIDAK MUNGKIN menurut manusia menjadi MUNGKIN menurut Allah.
Lukas 18:27
(27) Kata Yesus: "Apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah."

Selama ini aku selalu berdoa supaya Tuhan selalu melakukan mujizat dalam hidupku dan keluargaku. Aku selalu belajar percaya bahwa selama kumenyembah Dia dan selama Dia besertaku, mujizat pasti terjadi dan akan terus terjadi setiap hari. Aku juga berdoa supaya Tuhan mempermudah jalanku untuk mencapai cita-cita dan impianku.

Justru berdasarkan pengakuanku itu Tuhan menegurku dengan keras!! Tuhan mengatakan: "Bukankah setiap hari kamu berdoa dan berpuasa untuk memohon kepadaKu supaya Aku melakukan mujizat bagimu dan keluargamu?? Tapi bagaimana mungkin di saat yang sama kamu juga mengeluh mengapa kamu harus mengalami berbagai pergumulan dulu untuk memperoleh sesuatu?? Kamu meminta supaya Aku mempermudah jalanmu. Bagaimana mungkin?!?!"

DIA mengatakan lagi: "Bukankah kamu tahu bahwa MUJIZAT itu baru terjadi justru saat kamu berada dalam kesulitan, pergumulan, dan masalah anyg menurutmu mustahil/tidak mungkin kamu hadapi. Tentu saja Aku ijinkan kamu mengalami berbagai kesulitan, pergumulan, dan masalah yang menurutmu mustahil untuk diselesaikan adalah semata-mata supaya kamu selalu mendekat padaKu dan supaya Aku bisa melakukan MUJIZAT yang kamu minta dengan doa dan puasa yang tiada hentinya kepadaKu. Dan itu semua semata-mata supaya Aku bisa menunjukkan kuasaKu, kebesaranKu, kekuatanKu, dan kemuliaanKu di dalam hidupmu.

Bukankah firmanKu dalam 2 Korintus 12:9 telah jelas berkata:
(9) Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.

Saat itu juga aku terdiam. TeguranNya membuat aku merenung & menangis. Selama ini aku telah menyakiti hatiNya dengan mengatakan Dia tidak adil terhadapku. Padahal Dia adalah Allah yang selalu adil dan setia, Dia yang tidak pernah meninggalkan perbuatan tanganNya, Dia yang selalu menggendong kita sampai putih rambut kita, Dia yang selalu melindungi kita seperti biji mataNya, Dia yang menganggap manusia itu berharga dan mulia di mataNya sehingga Dia rela mengorbankan diriNya di kayu salib untuk menebus dosa-dosa kita dan menyelamatkan kita kepada hidup yang kekal.

Terima kasih Tuhan buat setiap suka dan duka yang boleh terjadi dalam hidupKu yang membuatku semakin mendekat padaMu dan membuatku mengalami dan merasakan sendiri semua perbuatan ajaibMu setiap saat di dalam hidupku. Terima kasih Tuhan buat kejadian hidupku yang dahsyat dan ajaib bersamaMu sehingga aku bisa berkata: HOW GREAT IS OUR GOD!!!

Percayalah bahwa setiap pergumulan yang kita hadapi saat ini semata-mata karena Tuhan mau supaya kita semakin mendekat padaNya, hanya mengandalkan kekuatanNya dan bukan kekuatan kita sendiri, dan Dia mau menunjukkan kuasaNya dan perbuatanNya yang dahsyat dan ajaib dalam hidup kita.

Selamat menjalani dan mengisi hari-hari kita 
dengan hal-hal yang ajaib dan dahsyat bersama Tuhan Yesus!!

Tuhan Yesus memberkati kita semua.