"The LORD bless thee, and keep thee; The LORD make his face shine upon thee, and be gracious unto thee; The LORD lift up his countenance upon thee, and give thee peace."

Rabu, 03 Maret 2010

PERHATIKAN KEADAANMU!!! ... WATCH OUT YOUR LIFE!!!

Perhatikan keadaanmu sekarang!!! Apakah kamu orang yang selalu gagal dalam hidupmu? Atau kamu termasuk orang yang selalu berhasil dan beruntung dalam setiap usahamu?

Mungkin kita seringkali bertanya kenapa semua usaha atau pekerjaan yang kita lakukan tidak memperoleh hasil yang maksimal atau banyak seperti yang kita harapkan. Padahal kita sudah bekerja keras, tapi yang kita peroleh hanya sedikit atau justru kegagalan atau bangkrut.
Melalui firmanNya hari ini, Tuhan mau mengingatkan kita salah satu hal dari sekian banyak hal yang harus kita lakukan terlebih dahulu agar segala sesuatu yang kita kerjakan dapat berhasil dan kemana pun kita melangkah akan selalu beruntung.

Dalam kitab Hagai 1:7-11 dikatakan bahwa :

(7) Beginilah firman TUHAN semesta alam: Perhatikanlah keadaanmu!
(8) Jadi naiklah ke gunung, bawalah kayu dan bangunlah Rumah itu; maka Aku akan berkenan kepadanya dan akan menyatakan kemuliaan-Ku di situ, firman TUHAN.

(9) Kamu mengharapkan banyak, tetapi hasilnya sedikit, dan ketika kamu membawanya ke rumah, Aku menghembuskannya. Oleh karena apa? demikianlah firman TUHAN semesta alam. Oleh karena rumah-Ku yang tetap menjadi reruntuhan, sedang kamu masing-masing sibuk dengan urusan rumahnya sendiri.
(10) Itulah sebabnya langit menahan embunnya dan bumi menahan hasilnya,
(11) dan Aku memanggil kekeringan datang ke atas negeri, ke atas gunung-gunung, ke atas gandum, ke atas anggur, ke atas minyak, ke atas segala yang dihasilkan tanah, ke atas manusia dan hewan dan ke atas segala hasil usaha."

Dari ayat di atas Tuhan mengingatkan dengan jelas bahwa yang menyebabkan kegagalan dalam segala hal yang kita lakukan adalah karena kita tidak membangun rumah-Nya terlebih dahulu. Kita hanya sibuk dengan urusan rumah kita sendiri.

Gunung melambangkan tempat yang tinggi, yaitu takhta Allah yang Maha Tinggi / hadirat Allah.
Kayu melambangkan sesuatu yang mudah terbakar, yaitu hati/roh yang menyala-nyala.
RumahNya berarti Bait Allah, sedangkan Bait Allah sendiri melambangkan suatu tempat yang kudus dan suci.
Membangun rumahNya berarti selalu menjalin hubungan yang intim/dekat dengan Allah dan hidup kudus sesuai kehendakNya.


Sudahkah kita membangun rumahNya terlebih dahulu setiap pagi sebelum kita memulai segala aktivitas kita? Apakah kita telah menghampiri takhtaNya terlebih dahulu, memuji dan menyembahNya, membaca dan merenungkan firmanNya, memanjatkan doa dan ucapan syukur terlebih dahulu kepadaNya sebelum kita memulai hari yang baru? 
Atau kita langsung sibuk menyiapkan segala perlengkapan kerja atau studi kita dan lupa (sengaja atau tidak) "menyapa Bapa" di sorga setiap pagi sebelum memulai aktivitas kita?

Kita tentu punya sahabat dekat yang selalu menjadi tempat curhat kita, yang selalu siap membantu kita saat sedang susah. Tetapi bagaimana mungkin kita berharap seseorang bisa menjadi sahabat kita kalau kita tidak mengenal secara dekat orang tersebut? Dan tidak mungkin kita bisa mengenal dekat orang itu kalau kita tidak pernah sering bertemu dan saling berkomunikasi setiap saat dengan dia.

Begitu juga dengan hubungan kita dengan Bapa di sorga. Sudahkah kita punya hubungan yang intim/dekat dengan Bapa kita? Apakah kita selalu berkomunikasi setiap saat dengan Dia, baik dalam doa, ucapan syukur, baca firmanNya, pujian, dan penyembahan kepadaNya?
Saat kita memiliki hubungan yang dekat dengan Dia, maka kita tidak akan pernah bisa membayangkan apa yang sanggup Dia kerjakan dalam hidup kita karena kita akan melihat kuasaNya yang luar biasa bekerja dalam hidup kita. Keberhasilan demi keberhasilan akan kita peroleh dan kemana pun kita pergi akan selalu beruntung!!!

Matius 6:33
"Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."

Yosua 1:7-8
(7) "Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke mana pun engkau pergi.
(8) "Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung."

Jadi perhatikanlah keadaanmu sekarang!!! Apakah kamu ingin selalu berhasil dan beruntung dalam setiap usahamu?...atau...Apakah kamu tetap ingin menjadi orang yang biasa-biasa saja dan selalu gagal dalam setiap pekerjaanmu? Pilihan ada di tangan kita masing-masing.

Kuncinya :  
Selalu utamakan dan tempatkan Tuhan Yesus dalam urutan pertama dalam setiap aspek kehidupan kita!!!
Maka kamu akan selalu berhasil dan beruntung kemana pun engkau pergi!!!

Tuhan Yesus memberkati,

Amazing Grace

Senin, 22 Februari 2010

KESUKAAN TUHAN

Kalau kita ingin menyenangkan hati seseorang, tentu kita akan mencari tahu hal apa saja yang menjadi kesukaannya, dan kita akan memberikan sesuatu yang terbaik yang menjadi kesukaannya itu kepada orang tersebut.

Begitu juga halnya dengan kehidupan rohani kita. Kita pasti ingin menyenangkan hati Tuhan Yesus karena Dia telah terlebih dahulu mencurahkan kasih dan anugerahNya yang teramat besar kepada kita. Oleh karena itu tentu saja kita harus mencari tahu apa saja yang menjadi kesukaanNya yang dapat menyenangkan hatiNya.
Karena saat hati Tuhan disukakan, maka Tuhan akan mencintai orang tersebut dan Dia akan mencurahkan berkat kepadanya dengan berkelimpahan.

Mazmur 127:2 
"Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah -- sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur."

Saat Tuhan begitu mencintai seseorang, maka Tuhan akan mencurahkan anugerahNya pada orang tersebut, bahkan pada waktu tidur pun Tuhan akan memberkati orang yang dicintaiNya.
Siapa saja orang yang termasuk kategori sebagai "orang yang dicintai Tuhan"? Yaitu orang yang berkenan di hatiNya dan selalu menyukakan hati Tuhan.

Salah satu contoh orang yang sangat dicintai Tuhan adalah nabi Daud, seperti tertulis dalam: Kis 13:22. 
"Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku."

Rahasia terpenting yang menyebabkan Daud begitu dicintai oleh Tuhan adalah karena:

  1. Daud suka memuji-menyembah dan menari bagi Tuhan, dan hal itu sangat menyukakan hatiNya. Jauh sebelum Daud diangkat menjadi seorang Raja atas seluruh bangsa Israel, Daud gemar memuji dan menyembah Tuhan dimana pun dia berada, dan Daud senang menari untuk Tuhan. 
  2. Bahkan setelah Daud diangkat menjadi Raja, dia tetap memuji dan menyembah Tuhan dan menularkan kebiasaannya itu kepada seluruh bangsa Israel, dengan cara membangun "Tabernakel Daud = Pondok Daud."
Tabernakel merupakan suatu ruangan yang diperuntukan untuk menyembah Tuhan. Ada 3 Tabernakel yang pernah dibangun selama masa perjanjian lama, yaitu:
  1. Tabernakel Musa.
  2. Tabernakel Daud.
  3. Tabernakel Salomo.
Dari ketiga tabernakel tersebut, yang paling disukai oleh Tuhan adalah Tabernakel Daud. Begitu cintanya Tuhan kepada Daud, sampai membuat Tuhan ingin kembali membangun Pondok Daud yang telah runtuh.
Kis 15:16-18.
(16) "Kemudian Aku akan kembali dan membangunkan kembali pondok Daud yang telah roboh, dan reruntuhannya akan Kubangun kembali dan akan Kuteguhkan, (17) supaya semua orang lain mencari Tuhan dan segala bangsa yang tidak mengenal Allah, yang Kusebut milik-Ku demikianlah firman Tuhan yang melakukan semuanya ini, (18) yang telah diketahui dari sejak semula."

Hal yang menyebabkan Tuhan begitu mencintai Tabernakel / Pondok Daud adalah karena: 
  1. Tidak ada penyekat menuju Tabut Perjanjian. Tabut perjanjian merupakan simbol kehadiran Tuhan. Pada Tabernakel Daud semua orang dapat langsung datang mendekat ke tabut perjanjian tanpa sekat pemisah seperti yang terdapat pada Tabernakel Musa dan Salomo. Hal ini menandakan bahwa Tuhan paling suka dengan pujian dan penyembahan yang dilakukan dengan keintiman. Ada kerinduan hati yang selalu ingin mendekat kepada Tuhan. Naikkanlah pujian dan penyembahan kita dengan kesungguhan dan kerinduan hati untuk mendekat kepadaNya.
  2. Pujian-penyembahan dilakukan dengan penuh sukacita. Di dalam Tabernakel Daud terdapat berbagai alat musik yang disediakan oleh Daud untuk memuji dan menyembah Tuhan. Dan di dalamnya selalu penuh dengan sorak-sorai, tepuk tangan, tarian, nyanyian, dan pengagungan kepada Tuhan. Pujian dan penyembahan yang dilakukan dengan penuh sukacita itulah yang menyenangkan hati Tuhan. 
  3. Pujian dan penyembahan dinaikkan siang dan malam (24 jam). Tabernakel Daud selalu dipenuhi pujian dan penyembahan kepada Tuhan yang tidak pernah berhenti, siang dan malam. Hal inilah yang menyukakan hati Tuhan. Miliki hati yang selalu memuji dan menyembah Tuhan setiap saat. Walaupun kita saat ini sedang berada dalam berbagai pergumulan, tetaplah bersyukur dan naikkan pujian-penyembahan kita kepadaNya. Karena dimana Tuhan disukakan, maka disitu anugerahNya dicurahkan.
  4. Daud tergerak sendiri hatinya untuk selalu memuji dan menyembah Tuhan, bukan karena disuruh oleh Tuhan. Kerinduan hati Daud yang selalu ingin memuji dan menyembah Tuhan inilah yang menyukakan hatiNya.
Tuhan bertahta di atas pujian umatNya!!! 
Jadi, saat kita memuji dan menyembahNya, maka Tuhan juga bertahta atas kehidupan kita, keluarga kita, studi dan pekerjaan kita, serta pelayanan kita. Dan ke mana pun kita melangkah, Tuhan akan selalu mencurahkan berkat dan anugerahNya kepada kita.

Mari kita naikkan pujian dan penyembahan yang terbaik untuk Tuhan Yesus dengan segala kerinduan hati serta penuh dengan sukacita dan ucapan syukur, yang kita naikkan dengan terus-menerus kepadaNya. Karena Dia lah Allah yang telah lebih dahulu mengasihi kita dan selalu setia mencurahkan anugerah dan kasihNya kepada kita dengan tidak berkesudahan dan selalu baru setiap hari.

Tuhan Yesus memberkati,

Amazing Grace

--ditulis berdasarkan kotbah Ps.Jonatan Setiawan (gka jogja) (21-02-10)--