"The LORD bless thee, and keep thee; The LORD make his face shine upon thee, and be gracious unto thee; The LORD lift up his countenance upon thee, and give thee peace."

Sabtu, 25 November 2017

Lemah Lembut Tidak Sama Dengan Lemah


Bacaan Hari Ini
Matius 5:3-16

5:3 "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
5:4 Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.
5:5 Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.
5:6 Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.
5:7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.
5:8 Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.
5:9 Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.
5:10 Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
5:11 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.
5:12 Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu."
5:13 "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.
5:14 Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.
5:15 Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.
5:16 Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."


Rhema Hari Ini
Matius 5:5
"Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi."

Kita sering sekali mendengar kata lemah lembut, tetapi apakah kita sungguh-sungguh memahami seperti apa orang yang lemah lembut itu? Banyak orang salah mengartikannya dengan menghilangkan kata ‘lembut’, sehingga kita merasa orang yang lemah lembut itu orang yang lemah. Padahal justru sebaliknya, orang yang lemah lembut adalah orang yang kuat.

Bagaimana bisa demikian? Dalam bahasa Yunani, kata lemah lembut adalah Praus. Artinya halus atau lembut, tidak kasar, perhatian, dan rendah hati. Namun, Praus juga dipergunakan untuk arti lainnya, seperti jinak, angin segar, dan obat yang menenangkan. Dari sini, kurang lebih kita bisa mendapat gambaran bahwa orang yang lemah lembut adalah orang yang rendah hati, tidak kasar, dan juga dapat membawa ketenangan serta kesegaran bagi sekelilingnya.

Ya, orang yang lemah lembut adalah orang yang bisa menguasai dirinya, yang bisa tetap rendah hati ketika diangkat Tuhan. Orang yang bisa dengan tenang menguasai kedagingannya. Sebab, kebanyakan orang justru jatuh dalam kedagingannya. Ketika diperlakukan tidak adil, sebagai manusia tentu kita ingin melawan. Namun, apabila kita mempunyai hati yang lemah lembut, kita akan cenderung mengalah dan tetap bersabar. Kita tidak akan melawan kejahatan dengan kejahatan. Hanya orang yang kuat saja yang bisa melakukan semua ini. Kuat di sini tidak diukur secara fisik. Karena kekuatan fisik maupun kekerasan sekalipun tidak akan dapat memenangkan jiwa bagi Tuhan. Namun orang yang dipenuhi dengan kelemahlembutan yang dari Allahlah yang dapat memenangkan jiwa.

Ketika seseorang mengizinkan Roh Kudus tinggal dalam hati-Nya, tabiat Roh akan mengambil alih, sehingga ia akan menghasilkan buah Roh yang salah satunya adalah kelemahlembutan. Apabila orang tersebut dipenuhi Roh Kudus, maka ia bisa mengalahkan kedagingannya, sehingga ia dapat melawan kejahatan dengan kebaikan. Hal-hal seperti itulah yang sesungguhnya dapat menyentuh serta mengubahkan hati seseorang. Saat kepribadian Allah terpancar melalui kelemahlembutan kita dan memberkati banyak orang, maka jiwa-jiwa dapat dimenangkan, sehingga revival besar pun pasti terjadi. 

Renungan
Lemah lembut tidak sama dengan lemah, orang yang lemah lembut sesungguhnya adalah orang yang kuat.

Aplikasi
Apakah Anda sudah memiliki hati yang lemah lembut? Mengapa?
Menurut Anda, mengapa penting bagi kita umat Allah untuk dapat memiliki hati yang lemah lembut?
Apakah yang dapat Anda lakukan agar beroleh hati yang lemah lembut? Tuliskanlah!

Doa Untuk Hari Ini
“Tuhan, tolong jamah hati kami, agar kami beroleh hati yang lemah lembut. Biarlah sikap dan perbuatan kami dapat memancarkan kasih-Mu di sekeliling kami dan dapat memberkati banyak orang. Sehingga banyak jiwa boleh dimenangkan untuk kemuliaan-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Tuhan Yesus memberkati.

0 komentar: