"The LORD bless thee, and keep thee; The LORD make his face shine upon thee, and be gracious unto thee; The LORD lift up his countenance upon thee, and give thee peace."

Kamis, 04 April 2013

Doa Nehemia (An Extraordinary Prayer)

Oleh Pdt. Gilbert Lumoindong

Doa Nehemia adalah doa yang sejalan dengan firman Tuhan.

Nehemia 1:1-11
(1) Riwayat Nehemia bin Hakhalya. Pada bulan Kislew tahun kedua puluh, ketika aku ada di puri Susan,
(2) datanglah Hanani, salah seorang dari saudara-saudaraku dengan beberapa orang dari Yehuda. Aku menanyakan mereka tentang orang-orang Yahudi yang terluput, yang terhindar dari penawanan dan tentang Yerusalem.
(3) Kata mereka kepadaku: "Orang-orang yang masih tinggal di daerah sana, yang terhindar dari penawanan, ada dalam kesukaran besar dan dalam keadaan tercela. Tembok Yerusalem telah terbongkar dan pintu-pintu gerbangnya telah terbakar."
(4) Ketika kudengar berita ini, duduklah aku menangis dan berkabung selama beberapa hari. Aku berpuasa dan berdoa ke hadirat Allah semesta langit,
(5) kataku: "Ya, TUHAN, Allah semesta langit, Allah yang maha besar dan dahsyat, yang berpegang pada perjanjian dan kasih setia-Nya terhadap orang yang kasih kepada-Nya dan tetap mengikuti perintah-perintah-Nya,
(6) berilah telinga-Mu dan bukalah mata-Mu dan dengarkanlah doa hamba-Mu yang sekarang kupanjatkan ke hadirat-Mu siang dan malam bagi orang Israel, hamba-hamba-Mu itu, dengan mengaku segala dosa yang kami orang Israel telah lakukan terhadap-Mu. Juga aku dan kaum keluargaku telah berbuat dosa.
(7) Kami telah sangat bersalah terhadap-Mu dan tidak mengikuti perintah-perintah, ketetapan-ketetapan dan peraturan-peraturan yang telah Kauperintahkan kepada Musa, hamba-Mu itu.
(8) Ingatlah akan firman yang Kaupesan kepada Musa, hamba-Mu itu, yakni: Bila kamu berubah setia, kamu akan Kucerai-beraikan di antara bangsa-bangsa.
(9) Tetapi, bila kamu berbalik kepada-Ku dan tetap mengikuti perintah-perintah-Ku serta melakukannya, maka sekalipun orang-orang buanganmu ada di ujung langit, akan Kukumpulkan mereka kembali dan Kubawa ke tempat yang telah Kupilih untuk membuat nama-Ku diam di sana.
(10) Bukankah mereka ini hamba-hamba-Mu dan umat-Mu yang telah Kaubebaskan dengan kekuatan-Mu yang besar dan dengan tangan-Mu yang kuat?
(11) Ya, Tuhan, berilah telinga kepada doa hamba-Mu ini dan kepada doa hamba-hamba-Mu yang rela takut akan nama-Mu, dan biarlah hamba-Mu berhasil hari ini dan mendapat belas kasihan dari orang ini." Ketika itu aku ini juru minuman raja.

(Ay.4) Tanda level rohani yang tinggi adalah saat kita mau menangis berdoa dan berpuasa untuk keadaan orang lain. Kita tidak lagi hanya memikirkan diri kita sendiri tapi mau berdoa, berpuasa, dan memberkati orang lain.

(Ay.8) Semua bagian dalam firman Tuhan adalah hak kita. Kita mengingatkan Tuhan akan firmanNya saat kita berdoa adalah supaya kita ingat akan hak kita. Bukan karena Tuhan lupa akan firmanNya sendiri.
Berdoalah sejalan dengan firman Tuhan (memperkatakan firman Tuhan). Oleh karena itu bacalah firman Tuhan setiap hari, supaya timbul pengetahuan / pengertian akan kehendak Tuhan. Sebab ada tertulis: "Kerajinan akan sia-sia tanpa pengetahuan/pengertian."

Salah satu kunci doa yg berkuasa adalah doa yang sejalan dengan firman Tuhan.

Yohanes 15:7
"Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya."

Mengapa iman kita harus sejalan dengan firman Tuhan? Karena:
1. Firman Allah adalah isi hati Allah.
2. Firman Allah adalah kehendak Allah.
3. Firman Allah adalah gambaran Allah sendiri.

Itu sebabnya kita bangga akan firman Allah, karena:
1. AjaranNya benar dan menyejukkan.
2. Perintah-perintahNya tidak pernah bertentangan dengan hukum manapun.
3. Nubuat-nubuatNya tergenapi.
4. Aturan-aturanNya jika kita ikuti, pasti mendatangkan hasil.

Apa artinya doa yang sejalan dengan firman Tuhan?
1. Doa sambil memperkatakan firman Tuhan.
2. Doa sambil meluruskan hidup sesuai firman Tuhan.
3. Doa sambil memiliki pengertian tentang rencana-rencana Tuhan.
4. Doa yang tidak dikendalikan oleh keinginan sesaat.

Tuhan Yesus memberkati.

Senin, 19 Maret 2012

Apa Makna Sebuah MUJIZAT??

Renungan kali ini merupakan pengalaman pribadi aku di malam pergantian tahun menuju Tahun Baru 2010.

Seringkali aku merasa Tuhan tidak adil terhadap aku. Aku bingung kenapa orang lain kok selalu mendapat kemudahan dalam memperoleh keinginannya, sedangkan aku harus melalui berbagai kesulitan untuk memperoleh sesuatu.
Apa yang salah dengan aku? Apa keinginanku bertentangan dengan kehendak Tuhan? Apa karena orang itu memiliki hubungan yang lebih intim dengan Tuhan? Apa orang itu lebih berkenan di hadapanMu dibandingkan aku yang seringkali mengecewakan Tuhan? Kok Tuhan tidak segera melakukan mujizatNya dalam hidupku? Katanya Engkau adalah Allah Maha Kuasa, kenapa Engkau tidak langsung mempermudah jalanku Tuhan?

Pertanyaan-pertanyaan itulah yang sering melintas di pikiranku, terutama akhir-akhir ini dimana saat ini aku sedang menghadapi pergumulan yang menurutku tidak semakin membaik tetapi semakin besar pergumulan yang harus aku hadapi.
Sampai saat malam pergantian tahun baru 2010, Tuhan mengingatkan aku 2 hal penting yang harus aku ketahui tentang MUJIZAT, yaitu:
1. Apa yang harus kita lakukan supaya mujizatNya terjadi dalam hidup kita?
2. Kapan Tuhan akan melakukan mujizatNya dalam hidup kita?

Apa yg harus kita lakukan supaya mujizatNya terjadi dalam hidup kita?

Tuhan mengingatkan aku kepada ayat dari Yeremia 17:5-8.
(5) Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!
(6) Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk.
(7) Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!
(8) Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.

Mujizat baru akan terjadi saat kita mengatakan: 'Tuhan, aku sudah tidak sanggup lagi!'...
' Tolong aku ya Tuhan!'...
'Aku menyerahkan semuanya ke dalam tanganMu Tuhan!'...
'Hanya Engkau yang sanggup menolongku Tuhan!'...

Pengakuan-pengakuan yang keluar dari hati dan mulut kita itulah yang akan menggerakkan Tuhan melakukan mujizatNya.
Mujizat akan terjadi bila kita sudah berada dalam posisi paling 'NOL' dalam hidup kita, saat kita mau melepaskan segala kesombongan kita dan benar-benar berserah kepada kekuatanNya, saat kita mau bersujud dan tersungkur di kakiNya dan memohon ampun dengan segala kerendahan hati kepadaNya.
Mujizat akan terjadi saat kita benar-benar mengandalkan kekuatan Tuhan dan Dia akan melakukan hal-hal yang besar dan ajaib dalam hidup kita, bahkan jauh lebih besar dari apa yang pernah kita doakandan  pikirkan.

Kapan Tuhan akan melakukan mujizatNya dalam hidup kita?

Tuhan tidak akan melakukan mujizat kalau kita masih sanggup menyelesaikan masalah dengan tangan kita sendiri.
Saat manusia mengatakan sesuatu itu TIDAK MUNGKIN / MUSTAHIL, maka saat itulah Tuhan akan menunjukkan kuasaNya yang dahsyat itu untuk melakukan MUJIZAT dalam hidup manusia.
Karena inti dari mujizat adalah Tuhan melakukan sesuatu yang TIDAK MUNGKIN menurut manusia menjadi MUNGKIN menurut Allah.
Lukas 18:27
(27) Kata Yesus: "Apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah."

Selama ini aku selalu berdoa supaya Tuhan selalu melakukan mujizat dalam hidupku dan keluargaku. Aku selalu belajar percaya bahwa selama kumenyembah Dia dan selama Dia besertaku, mujizat pasti terjadi dan akan terus terjadi setiap hari. Aku juga berdoa supaya Tuhan mempermudah jalanku untuk mencapai cita-cita dan impianku.

Justru berdasarkan pengakuanku itu Tuhan menegurku dengan keras!! Tuhan mengatakan: "Bukankah setiap hari kamu berdoa dan berpuasa untuk memohon kepadaKu supaya Aku melakukan mujizat bagimu dan keluargamu?? Tapi bagaimana mungkin di saat yang sama kamu juga mengeluh mengapa kamu harus mengalami berbagai pergumulan dulu untuk memperoleh sesuatu?? Kamu meminta supaya Aku mempermudah jalanmu. Bagaimana mungkin?!?!"

DIA mengatakan lagi: "Bukankah kamu tahu bahwa MUJIZAT itu baru terjadi justru saat kamu berada dalam kesulitan, pergumulan, dan masalah anyg menurutmu mustahil/tidak mungkin kamu hadapi. Tentu saja Aku ijinkan kamu mengalami berbagai kesulitan, pergumulan, dan masalah yang menurutmu mustahil untuk diselesaikan adalah semata-mata supaya kamu selalu mendekat padaKu dan supaya Aku bisa melakukan MUJIZAT yang kamu minta dengan doa dan puasa yang tiada hentinya kepadaKu. Dan itu semua semata-mata supaya Aku bisa menunjukkan kuasaKu, kebesaranKu, kekuatanKu, dan kemuliaanKu di dalam hidupmu.

Bukankah firmanKu dalam 2 Korintus 12:9 telah jelas berkata:
(9) Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.

Saat itu juga aku terdiam. TeguranNya membuat aku merenung & menangis. Selama ini aku telah menyakiti hatiNya dengan mengatakan Dia tidak adil terhadapku. Padahal Dia adalah Allah yang selalu adil dan setia, Dia yang tidak pernah meninggalkan perbuatan tanganNya, Dia yang selalu menggendong kita sampai putih rambut kita, Dia yang selalu melindungi kita seperti biji mataNya, Dia yang menganggap manusia itu berharga dan mulia di mataNya sehingga Dia rela mengorbankan diriNya di kayu salib untuk menebus dosa-dosa kita dan menyelamatkan kita kepada hidup yang kekal.

Terima kasih Tuhan buat setiap suka dan duka yang boleh terjadi dalam hidupKu yang membuatku semakin mendekat padaMu dan membuatku mengalami dan merasakan sendiri semua perbuatan ajaibMu setiap saat di dalam hidupku. Terima kasih Tuhan buat kejadian hidupku yang dahsyat dan ajaib bersamaMu sehingga aku bisa berkata: HOW GREAT IS OUR GOD!!!

Percayalah bahwa setiap pergumulan yang kita hadapi saat ini semata-mata karena Tuhan mau supaya kita semakin mendekat padaNya, hanya mengandalkan kekuatanNya dan bukan kekuatan kita sendiri, dan Dia mau menunjukkan kuasaNya dan perbuatanNya yang dahsyat dan ajaib dalam hidup kita.

Selamat menjalani dan mengisi hari-hari kita 
dengan hal-hal yang ajaib dan dahsyat bersama Tuhan Yesus!!

Tuhan Yesus memberkati kita semua.

Rabu, 08 Februari 2012

JADILAH KRISTEN RAJAWALI

Yesaya 40:29-31
(29) Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.
(30) Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung,
(31) tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

Ciri-ciri Kristen Rajawali:

1.    Harus punya sayap rajawali.
Rajawali berbeda dengan burung-burung lainnya. Burung lain akan mengepakkan sayapnya berkali-kali supaya bisa terbang. Sedangkan rajawali cukup hanya mengepakkan sayapnya yang kuat satu kali dan mengandalkan angin yang akan membawanya terbang tinggi.

a. Orang kristen harus selalu mengandalkan Roh Kudus. Begitu juga dengan orang kristen jangan mengandalkan kekuatan kita sendiri, tetapi kita harus mengandalkan "angin kuasa Roh Kudus" supaya bisa terbang tinggi melewati setiap masalah hidup kita.

Kisah Para Rasul 2:17
“Akan terjadi pada hari-hari terakhir -- demikianlah firman Allah -- bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi.”

Tuhan akan mencurahkan rohNya pada akhir jaman. Hiduplah dengan mengandalkan kuasa Roh Kudus setiap saat supaya bisa bertahan dalam setiap goncangan hidup.

b. Orang kristen akan naik terbang bagai rajawali (“Mengalami Promosi”).
Mazmur 75:7-8
(7) Sebab bukan dari timur atau dari barat dan bukan dari padang gurun datangnya peninggian itu,
(8) tetapi Allah adalah Hakim: direndahkan-Nya yang satu dan ditinggikan-Nya yang lain.

Hanya Tuhan lah yang akan meninggikan kita. Itu semua bukan karena kekuatan kita sendiri.

2. Bersarang di tempat yang tinggi.
Ayub 39:30-31
(30) Atas perintahmukah rajawali terbang membubung, dan membuat sarangnya di tempat yang tinggi?
(31) Ia diam dan bersarang di bukit batu, di puncak bukit batu dan di gunung yang sulit didatangi.

Tuhan menginginkan kita selalu berada di tempat yang tinggi.

a. Memiliki paradigma tempat yang tinggi.
Markus 8:33
(33) Maka berpalinglah Yesus dan sambil memandang murid-murid-Nya Ia memarahi Petrus, kata-Nya: "Enyahlah Iblis, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.

Filipi 4:8
(8) Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.

Kolose 3:2
(2) Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.
Tempat yang tinggi akan mengubah sudut pandang kita saat melihat ke bawah, dimana kita akan melihat segala sesuatu menjadi lebih luas / tidak picik. Cara melihat kita akan mempengaruhi cara berpikir kita. Dan cara berpikir kita akan mempengaruhi sikap dan tindakan kita. Dan tindakan kita akan mempengaruhi masa depan kita. Milikilah cara pandang yang luas, jangan picik!!

b. Gunung yang sulit didatangi.
Mazmur 144:1-2
(1) Dari Daud. Terpujilah TUHAN, gunung batuku, yang mengajar tanganku untuk bertempur, dan jari-jariku untuk berperang;
(2) yang menjadi tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, kota bentengku dan penyelamatku, perisaiku dan tempat aku berlindung, yang menundukkan bangsa-bangsa ke bawah kuasaku!


Mazmur 71:3
(3) Jadilah bagiku gunung batu, tempat berteduh, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku; sebab Engkaulah bukit batuku dan pertahananku.

Mazmur 61:2-4
(2) Dengarkanlah kiranya seruanku, ya Allah, perhatikanlah doaku!
(3) Dari ujung bumi aku berseru kepada-Mu, karena hatiku lemah lesu; tuntunlah aku ke gunung batu yang terlalu tinggi bagiku.
(4) Sungguh Engkau telah menjadi tempat perlindunganku, menara yang kuat terhadap musuh.


Mazmur 62:7
(7) Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah.
Gunung yang tinggi berbicara tentang gunung kudusNya Tuhan. Artinya kita harus selalu berada dalam hadirat Tuhan. Kita harus selalu membangun menara doa kita setiap saat. Kita harus selalu punya hubungan yang semakin intim dengan Tuhan.

c. Memiliki visi.
Amsal 29:18
(18) Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat. Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum.

Cari dan milikilah visi/wahyu dari Tuhan. Karena di saat ada visi dari Tuhan, maka di situ ada pemeliharaan dan pemenuhan hidup dari Tuhan.

d. Kekayaan terbang seperti rajawali.
Amsal 23:4-5
(4) Jangan bersusah payah untuk menjadi kaya, tinggalkan niatmu ini.
(5) Kalau engkau mengamat-amatinya, lenyaplah ia, karena tiba-tiba ia bersayap, lalu terbang ke angkasa seperti rajawali.

Kekayaan bukanlah tujuan, tetapi sebagai akibat dari “terbang tinggi bagai rajawali”. Saat kita terbang tinggi bagai rajawali bersama Tuhan, maka kekayaan akan mengikuti kita, karena Tuhan lah yg memperkaya kita.


Tuhan Yesus memberkati.

=================================================================